Jelajahi dan kenali dunia luar

Facebook
RSS

Tentang Alam Semesta

-
Rifqi Pratama

Dalam ilmu yang mempelajari tentang alam semesta ini, kita dapat membaginya dalam beberapa bagian, dari yang terdekat / terkecil sampai yang terjauh / terluas, diantaranya yaitu:


  • Tata surya - salah satu dari sekian tata surya lainnya di Bimasakti
  • Bimasakti - salah satu dari anggota gugus galaksi yang dinamakan Gugus Grup Lokal. Yang berdiameter 100.000 tc
  • Grup Lokal - anggotanya yaitu 30 kumpulan galaksi-galaksi pembentuk Gugus. Yang berdiameter sekitar 10 juta tc
  • Gugus Super Lokal - anggotanya yaitu sekitar 400 kumpulan gugus-gugus pembentuk gugus super
Singkatnya: Bumi >> Tata Surya >> Bimasakti >> Grup Lokal >> Gugus Super Lokal.
(ada juga yang pembagiannya beda. Tapi yang banyak dipakai adalah yang diatas)

Kalau dibandingkan antara Tata Surya dengan Bimasakti, pastilah sangat kecil. Yaitu, jika misalnya diameter Bimasakti 100 meter, maka diameter Tata Surya tidak lebih dari 1 mm.



Bumi adalah planet ketiga terdekat dari Matahari, setelah Merkurius dan Venus. Dan salah satu dari 8 planet yang merupakan anggota Tata Surya. Tata Surya sangat luas. Bayangkan, untuk mencapai Pluto (atau yang sekarang bernama Asteroid 134340 - kalau gak salah..) dengan teknologi sekarang, kita harus membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Jika mencoba membayangkan bahwa Tata Surya hanyalah salah satu dari sekian banyak tata surya di Bimasakti, pasti sangat sulit. Bahkan galaksi Bimasakti hanyalah salah satu dari 30-an anggota grombolan galaksi lain yang bernama Grup Lokal. Bahkan Grup Lokal hanyalah satu titik kecil dari sekitar 400 gugus galaksi pembentuk Gugus Super Lokal. Dan bagaimana jika dibandingkan dengan Alam Semesta?

Pasti bingung tuu...

hehe...

hmm.., bahasanya terbelit-belit.
Okelah, biar mudah, kita bahas satu-satu...





.:Bagian I : Tempat tinggal:.


Tata Surya






Tata Surya mungkin terlah terbentuk sekitar 5.000 juta tahun yang lalu. Terdiri atas 8 planet yang mengitari Matahari, yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Seluruh planet kecuali Merkurius dan Venus, memiliki benda langit yang mengorbit yang disebut satelit. Sementara benda langit yang lebih kecil disebut Asteroid. Asteroid dan Komet juga mengorbit Matahari. Orbit Asteroid  diantara Mars dan Yupiter. Sedangkan jangkauan orbit Komet jauh dari pada planet manapun di Tata Surya.

Planet






Adalah benda langit yang pada umumnya mengorbit suatu bintang dan tak memancarkan cahaya sendiri. Planet tidak hanya ada di Tata Surya kita, tetapi terdapat juga di tata surya lainnya. Planet yang terdapat di luar Tata Surya kita disebut eksoplanet.


  1. Merkurius - planet terdekat dengan Matahari
  2. Venus - memiliki atmosfer yang tekanannya sangat tinggi. setara dengan tekanan kedalaman hampir 1000m di bawah permukaan laut
  3. Bumi - planet yang mendukung adanya kehidupan
  4. Mars - memiliki banyak kesamaan dengan Bumi. Dan memiliki gunung tertinggi di Tata Surya, yaitu gunung Olympus (24 km)
  5. Yupiter - planet terbesar di Tata Surya
  6. Saturnus - planet yang sangat ringan. Jika ada tangki air yang cukup besar untuk menampung planet ini, maka Saturnus akan mengapung di dalamnya.
  7. Uranus - planet yang memiliki kemiringan sumbu lebih dari 90°
  8. Neptunus - planet yang penuh badai. Dengan 2.000 km/jam. Sebagai badai yang paling kencang di Tata Surya
Asteroid
Adalah bongkahan batuan yang mengorbit matahari.




Komet
Adalah bongkahan gas, debu, dan es yang terlepas dari formasinya di Tata Surya. Komet juga mengitari Matahari .Orbit nya sangat lonjong. Matahari bukan berada di pusat orbit Komet, tapi berada lebih cendrung di kiri atau di kanan.




Meteor
Wujudnya berupa partikel debu dari ruang angkasa yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar.




Bimasakti
Matahari merupakan satu dari milyaran bintang yang ada di luar angkasa. Kumpulan besar bintang ini disebut galaksi Bimasakti. Bintang-bintang tersebut tetap menyatu karena adanya pengaruh gaya gravitasi. Bimasakti digambarkan seperti dua buah telur mata sapi yang ditempelkan saling membelakangi



Profil Bimasakti:
  • bentuk    : spiral batang
  • diameter piringan     : 100.000 tc (tahun cahaya)
  • ketebalan piringan rata-rata    : 2.000 tc
  • diameter tonjolan tengah    : 12.000 tc
  • jumlah bintang    : 200-400 milyar


.:Bagian II: Secara Keseluruhan:.

Bintang
Adalah bola gas raksasa berkilauan yang energinya bersumber dari reaksi nuklir di dalam inti. Dibandingkan dengan matahari, beberapa bintang lainnya memiliki ukuran raksasa.




Galaksi
Beberapa galaksi berbentuk spiral seperti Bimasakti, sedangkan yang lainnya memiliki bentuk yang berbeda. Yaitu, bentuk spiral, elips, dan tak beraturan. Galaksi tidak menyebar merata, namun bergerombol dalam kelompok atau gugus. Gugus bergerombol dalam kelompok lebih besar yang disebut gugus super. Bimasakti berada dalam gugus yang terdiri atas sekitar 30 galaksi, disebut grup lokal, yang merupakan salah satu dari sekitar 400 gugus galaksi pembentuk gugus super lokal. 




Alam Semesta
Alam Semesta merupakan seluruh materi, energi, ruang, dan waktu yang ada di mana-mana.



Galaksi tampak menjauh dengan kecepatan sangat tinggi. Hal ini bukan terjadi karena kita menempati posisi tertentu di Alam Semesta. Hal yang sama juga akan terjadi jika kita mengamati dari galaksi lain. Galaksi-galaksi ini tidak bergerak, tetapi ruang diantaranya yang mengembang. Jadi sebenarnya seberapa luas alam semesta ini?

Semoga bermanfaat

Leave a Reply